Abstract
Kualitas beton sangat dipengaruhi oleh proses perawatan (curing), termasuk jenis air yang digunakan karena memengaruhi hidrasi semen. Penelitian ini membandingkan pengaruh penggunaan air laut dan air tawar terhadap kuat tekan beton, dengan delapan benda uji silinder (4 air laut, 4 air tawar) yang diuji pada umur 28 hari sesuai standar SNI. Hasil menunjukkan beton yang direndam air laut memiliki kuat tekan rata-rata 18,88 MPa, lebih tinggi dibanding air tawar sebesar 14,94 MPa. Peningkatan ini diduga karena ion Ca2+, Mg2+, dan SO42- dalam air laut yang mempercepat hidrasi semen, meskipun kandungan Cl- tetap menjadi perhatian terhadap potensi korosi tulangan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemanfaatan air laut sebagai alternatif media curing di wilayah pesisir yang kekurangan air tawar, dengan catatan perlu kajian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang terhadap durabilitas struktur.
Cite
CITATION STYLE
Fahri, M., Misdalena, F., & Kesumawati Yacub, V. (2025). Pengaruh Jenis Air Perawatan terhadap Kuat Tekan Beton pada Usia 28 Hari. Jurnal Konstruksi, 23(2). https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.2446
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.