Abstract
Zakat merupakan katagori ibadah yang mempunyai dua dimensi yakni ibadah mahdhoh dan ibadah bidang harta yang memiliki nilai sosial (al-ibâdah al-mâliyyah al-ijtimâ’iyah), maka ia dituntut untuk bagaimana memperhatikan lingkungan sosial khususnya fakir-miskin (QS, 9: 60). Oleh karena itu dalam hal ini LAZISMU berupaya untuk bagaimana menyikapi dan mengimplementasikan ibadah zakat yang berdimensi ganda ini terhadap realitas kemiskinan yang ada, di antaranya adalah a) pemberdayaan ekonomi yang meliputi pemberian bantuan modal usaha, dan ternak produktif, b) sosial dakwah. Secara umum pendayagunaan zakat produktif yang dilakukan tepat sasaran dan berkategori baik. Meskipun demikian masih terdapat beberapa perbaikan yang dapat dilakukan agar zakat yang diberikan bisa memberikan dampak yang lebih maksimal kepada mustahik: pertama, dukungan pada aspek spiritual masih perlu dimaksimalkan agar mampu mengentaskan lebih banyak kemiskinan; kedua, dari komponen pendidikan dan Dakwah Sosial yang masih berada pada predikat Cukup Baik.
Cite
CITATION STYLE
Bashori, A., & Jakfar, A. (2020). MODEL PENDAYAGUNAAN ZAKAT PRODUKTIF DI LAZISMU KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL. Manarul Qur’an: Jurnal Ilmiah Studi Islam, 20(2), 167–182. https://doi.org/10.32699/mq.v20i2.1713
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.