Abstract
Shalat Tasbih adalah ibadah yang salah satu tujuannya adalah untuk memohon ampun atas dosa yang telah diperbuat kepada Allah SWT. Dan juga menjauhkan Allah dari prasangka yang bersifat kejelekan. Tulisan ini mengkaji tentang apa saja yang mendasari adanya shalat tasbih di Pondok Pesantren An-Nur 1 mulai dari faktor yang melatarbelakangi adanya shalat tasbih, tata cara praktek shalat tasbih, dan juga dampak yang didapat setelah melakukan shalat tasbih. Tulisan ini juga menyinggung tentang Manaqib Syaikh Abdul Qadir al-Jailani yang juga menjadi tradisi dan rutin dibaca setelah pelaksanaan shalat tasbih di Pondok Pesantren An-Nur 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, yang data-datanya didapat dari observasi dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Tulisan ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang menjadi dasar pokok bahasan dalam tulisan ini. Pelaksanaan shalat tasbih di Pondok Pesantren An-Nur 1 ini memiliki dasar landasan yang kuat sehingga menjadikannya sebuah tradisi dan terus dilakukan hingga saat ini baik dilakukan oleh para santri maupun para alumni.
Cite
CITATION STYLE
Ramadhani, M. S. A. N. K., Khoiri, M. N., Yani, K., Rizky, A. N., Yusuf, A. M., & Idris, M. A. (2022). KONSTRUKSI SHALAT TASBIH PADA SETIAP MALAM JUM’AT WAGE. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 4(1), 64. https://doi.org/10.24235/jshn.v4i1.11145
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.