Retinopati Diabetik : Manifestasi Klinis, Diagnosis, Tatalaksana dan Pencegahan

  • Purnama R
N/ACitations
Citations of this article
703Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Retinopati diabetik (RD) merupakan komplikasi mikrovaskular dari diabetes melitus yang ditandai dengan kerusakan pembuluh darah retina. RD terjadi akibat gula darah yang tidak terkontrol berkepanjangan. Retinopati diabetik merupakan komplikasi kedua terbanyak dengan prevalensi global terjadinya RD sebesar 34,6%. Kejadian RD dapat dipengaruhi beberapa faktor seperti durasi menderita DM, hipertensi, kadar HbA1c dan genetik, serta tidak rutin kontrol. Penegakan diagnosis retinopati diabetik dilihat dari gejala dan pemeriksaan mata. Beberapa gejala yang biasanya terjadi yaitu peningkatan jumlah floaters, penglihatan buram atau penurunan bahkan kehilangan penglihatan. Pemberian tatalaksana dilakukan berdasarkan jenis RD, yaitu RD non proliferatif dan proliferatif. Tatalaksana yang diberikan seperti kontrol gula darah, tekanan darah, dan lain sebagainya.  Akibat prognosis yang buruk, RD harus dicegah dengan berbagai cara, misalnya modifikasi gaya hidup, kontrol kadar gula darah dan rutin skrining dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purnama, R. F. N. (2023). Retinopati Diabetik : Manifestasi Klinis, Diagnosis, Tatalaksana dan Pencegahan. Lombok Medical Journal, 2(1), 39–42. https://doi.org/10.29303/lmj.v2i1.2410

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free