Abstract
Tulisan ini membahas pembentukan demokrasi lokal di Aceh pascakonflik dengan berfokus munculnya indentitas politik baru yang tidak memiliki hubungan vertikal dengan struktur politik nasional. Berdasarkan data empiris yang analisis dokumentasi selama tahun 2017 hingga 2021, tulisan berargumen bahwa pembentukan demokrasi lokal pasca konflik merupakan konsolidasi yang dilakukan oleh beragam kelompok politik dan tekanan stabilitas rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dari bencana. Untuk mempertahan tesis tersebut, penulis membahas tiga tema, yakni bencana di Samudra Hindia, pencarian bentuk perdamaian yang bermartabat, dan reintegrasi politik lokal. Tulisan ini pada akhirnya menyimpulkan bahwa pembentukan demokrasi lokal di Aceh pascakonflik memberi kontribusi signifikan terhadap bangunan kesadaran identitas politik dari unit yang lebih kecil dari cerita besar keindonesiaan.
Cite
CITATION STYLE
-, M. A., & Shafrida Wati. (2022). Pembentukan Demokrasi Lokal di Aceh. Politica: Jurnal Hukum Tata Negara Dan Politik Islam, 9(2), 58–70. https://doi.org/10.32505/politica.v9i2.4764
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.