Analisis Ilustrasi dan Narasi pada Buku Cerita Bergambar Lost and Found Karya Oliver Jeffers

  • Putri C
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Suatu buku dapat dikatakan sebagai buku sastra anak bila memenuhi aspek-aspek tertentu. Menurut pandangan Saxby, aspek tersebut terletak pada kemampuan citraan dan metafora kehidupan yang dapat dipahami oleh anak serta melibatkan berbagai aspek di dalam diri mereka. Beberapa aspek dari diri anak yang terlibat dalam proses ini mencakup emosi, perasaan, pikiran, saraf sensori, dan pengalaman moral. Suatu cerita anak akan tersampaikan dengan lebih efektif bila dihadirkan  bersama dengan ilustrasi. Studi kasus yang diambil pada penelitian ini adalah buku cerita Lost and Found karya Oliver Jeffers. Analisis narasi dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian genre dan subgenre juga tingkatan makna denotasi dan konotasinya. Sementara ilustrasinya dianalisis dari sudut pandang teori bahasa rupa (RWD & NPM) serta bentuk pencitraan visual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didukung dengan berbagai sumber data. Hasil akhir dari penelitian ini mengungkapkan bahwa buku cerita tersebut dapat dikategorikan sebagai buku sastra bacaan anak yang dalam tahapan prakarsa versus kesalahan (usia 3-6 tahun), menggunakan kombinasi bahasa rupa RWD dan NPM dengan bergaya visual literal dan bergaya narasi metafora.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, C. K. (2024). Analisis Ilustrasi dan Narasi pada Buku Cerita Bergambar Lost and Found Karya Oliver Jeffers. In Search, 22(2), 435–446. https://doi.org/10.37278/insearch.v22i2.804

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free