Rancang Bangun Alat Ukur Kelembapan Tanah Menggunakan Sensor Soil Moisture pada Dukuh Tambakroto

  • Haidar L
N/ACitations
Citations of this article
111Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan teknologi pada saat ini telah maju dan pesat. Hal ini dapat dimanfaatkan dalam bidang pertanian, khususnya pada lahan pertanian para petani di Dukuh Tambakroto Desa Tambaksari yang telah memiliki wadah organisasi bernama GAPOKTAN (Gabungan Kelompok Tani). Masalah yang dihadapi oleh para petani Gapoktan ialah sering memperkirakan kondisi tanah hanya dengan cara melihat keadaan tanah dan tanaman padinya saja. Hal tersebut bisa mempengaruhi pertumbuhan tanaman kurang maksimal dan tumbuhnya jamur serta bakteri. Dikarenakan unsur hara yang terdapat pada tanah bisa hanyut oleh air jika para petani tidak memperhatikan kelembapan tanah. Selain itu, para petani sering memperkirakan waktu pemupukan. Dimana bila tanah dalam kondisi kering pupuk tidak dapat dilakukan harus menunggu lahan menjadi lembab. Hal tersebut bisa mempengaruhi penyerapan pupuk kurang maksimal. Mengacu pada latar belakang tersebut penulis mempunyai gagasan pada Tugas Akhirnya untuk membuat  “Rancang Bangun Alat Ukur Kelembapan Tanah Menggunakan Sensor Soil Moisture Untuk Tamanan”. Teknologi tersebut akan diterapkan pada sebuah prototype. Pengembangan sistem ini diharapkan mampu mempermudah para petani untuk mengetahui kadar kelembapan pada tanah pesawahan dan waktu  pemupukan, khususnya pada sawah para anggota Gapoktan Dukuh Tambakroto.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haidar, L. (2023). Rancang Bangun Alat Ukur Kelembapan Tanah Menggunakan Sensor Soil Moisture pada Dukuh Tambakroto. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, 2(1), 70–78. https://doi.org/10.51903/juisi.v2i1.573

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free