PERUBAHAN PARADIGMA PENELITIAN ILMU KOMUNIKASI (DARI PARADIGMA KLASIK MARXISME - HEGELIAN MENUJU PARADIGMA KRITIS MAZHAB FRANKFURT)

  • Azwar A
N/ACitations
Citations of this article
410Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak. Tulisan ini mengungkapkan bagaimana pergeseran paradigma penelitian ilmu komunikasi dari paradigma klasik/positivisme kepada paradigma alternatif (konstruktivisme dan kritis). Membahas pergeseran paradigma klasik menuju paradigma alternatif mau tidak mau membahas perkembangan intelektual Marxisme – Hegelian yang menganut paradigma klasik dan perkembangan intelektual Mazhab Frankfurt yang kritis. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan metode kualitatif, yaitu metode yang bertujuan untuk menggali fenomena sosial secara khusus. Berdasarkan tempatnya, penelitian ini merupakan studi kepustakaan dimana penelitian untuk menulis artikel ini dilakukan dengan menggunakan dokumentasi atau studi literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya atau dari dokumen terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada dasarnya paradigma kritis dalam ilmu sosial termasuk ilmu komunikasi berakar dari paradigma klasik. Khusus dalam penelitian ilmu komunikasi paradigma kritis tidak menginginkan komunikasi hanya sebagai sebuah metode kerja untuk menundukkan manusia saja, akan tetapi dalam paradigma kritis, komunikasi diharapkan menjadi jalan pembebasan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azwar, A. (2022). PERUBAHAN PARADIGMA PENELITIAN ILMU KOMUNIKASI (DARI PARADIGMA KLASIK MARXISME - HEGELIAN MENUJU PARADIGMA KRITIS MAZHAB FRANKFURT). EKSPRESI DAN PERSEPSI : JURNAL ILMU KOMUNIKASI, 5(2), 237–246. https://doi.org/10.33822/jep.v5i2.4493

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free