Abstract
Latar belakang: Keputihan/Fluor Albus merupakan keluarnya cairan dari alat kelamin wanita yang tidak berupa darah di luar kebiasaan, baik berbau ataupun tidak, serta disertai rasa gatal. Keputihan terbagi atas dua macam yaitu fisiologis dan patologis. Daun sirih hijau mengandung senyawa aktif yang memiliki sifat anti bakteri dan anti jamur penyebab keputihan. Pengggunaan daun sirih ini dilakukan dengan cara direbus dengan sampai mendididih, lalu didiamkan hingga dingin untuk membasuh daerah vagina.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi flour albus pada ibu hamil.Metode: Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan non equivalent control group. Rancangan ini melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian dilakukan dengan memberikan intervensi pada kelompok eksperimen berupa rebusan daun sirih, sedangkan pada kelompok kontrol hanya diberikan konseling. Kedua kelompok sama-sama dilakukan pengukuran sebelum (pre-test) dan pengukuran setelah (post-test).Hasil: Hasil uji statistik pada kelompok eksperimen diperoleh p value sebesar 0,001< ? (0,05), sehingga ada efektivitas pemberian rebusan daun sirih untuk mengurangi flour albus pada ibu hamil. juga ada efektifitas pemberian konseling keputihan pada kelompok kontrol untuk mengurangi keputihan (p=0,001).Kesimpulan: : Adanya pengaruh rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi flour albus pada ibu hamil setelah dilakukan intervensi pada kelompok eksperimen selama 6 hari .Kata kunci : Flour Albus, Daun Sirih Hijau, Ibu Hamil
Cite
CITATION STYLE
Safitri, D., Puspitasari, I., & Astuti, D. (2025). Pengaruh rebusan daun sirih hijau untuk mengurangi flour albus pada ibu hamil di TPMB Istiqomah Surabaya. The Shine Cahaya Dunia Kebidanan, 10(02), 11. https://doi.org/10.35720/tscbid.v10i02.787
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.