PELATIHAN LITERASI BAHASA INDONESIA TERINTEGRASI BAHASA IBU BAGI GURU KELAS AWAL

  • Dowa Bili K
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pelatihan literasi bahasa Indonesia terintegrasi bahasa ibu bagi guru kelas awal Sekolah Dasar(SD) di Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dilatarbelakangi adanyahasil kajian Pengembangan Kapasitas dan Analisis Pendidikan (ACDP) yang menemukan masalahbahwa anak-anak di Sumba cenderung memakai bahasa ibu. Selain itu, ditemukan 53% guru diSumba hanya lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 10 dari 12 guru Kelas 2 tidakmendapatkan pelatihan pengajaran membaca. Realita ini diperpuruk dengan 42% kepala sekolah,hanya lulusan SMA. Hasil kajian ini menyebabkan gap antara siswa yang cenderungmenggunakan bahasa ibu dengan tingkat pendidikan guru lulusan SMA. Dampak gap tersebutyakni pengajaran baca-tulis oleh guru menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, guru kelas awalmembutuhkan pelatihan pembelajaran literasi terintegrasi bahasa ibu. Hal ini dipandang sebagaisolusi urgen persoalan tersebut. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah guru memahami pentingnyapembelajaran bahasa Indonesia dengan mengintegrasikan bahasa ibu pada kelas awal SD,memahami dan terampil menerapkan metode Membaca dan Menulis Permulaan (MMP)terintegrasi bahasa ibu dalam pembelajaran kelas awal, memiliki keterampilan menyusun media(kartu huruf, suku kata, dan kata) bahasa Indonesia mengintegrasikan bahasa ibu, dan memilikipemahaman-keterampilan menggunakan penilaian MMP dengan menggunakan format dan rubrikpenilaian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dowa Bili, K. (2020). PELATIHAN LITERASI BAHASA INDONESIA TERINTEGRASI BAHASA IBU BAGI GURU KELAS AWAL. Jurnal Abadimas Adi Buana, 4(1), 21–28. https://doi.org/10.36456/abadimas.v4.i1.a2352

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free