Communication Strategy in the Smart City Program Campaign Towards a Happy Digital Region Society

  • Achmad Syam R
  • Arum D
  • Kurnia D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mengkampanyekan program Smart City menuju masyarakat Happy Digital Region. Fokus utamanya adalah bagaimana komunikasi dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan layanan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat pejabat structural dan fungsional di Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Sumedang, serta Kelompok Informasi Masyarakat. Data sekunder diperoleh dari dokumen kebijakan, laporan kegiatan, konten media sosial resmi, serta materi sosialisasi yang digunakan dalam kampanye. Kerangka analisis mengacu pada model Komponensial kampanye komunikasi, yang melibatkan komponen penyusun pesan, saluran penyampaian, audiens, serta umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan yang disusun secara sederhana, relevan, dan mudah dipahami berhasil meningkatkan keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu temuan penting adalah penggunaan layanan WAKEPO (WhatsApp Kebutuhan Informasi dan Pelayanan Online), yang secara signifikan mempermudah akses warga desa terhadap informasi dan administrasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyesuaian bahasa, pemilihan media yang sesuai, dan dukungan komunitas lokal menjadi kunci dalam membangun komunikasi digital yang inklusif. Implikasi dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya literasi digital dan integrasi komunikasi tatap muka dan daring dalam menyukseskan program transformasi digital di tingkat daerah. This study aims to analyze the communication strategy implemented by the Government of Sumedang Regency in promoting the Smart City toward a Happy Digital Region program. The main focus is on how communication can encourage public participation in utilizing digital services. This research employs a qualitative approach with a case study design. Primary data were collected through in-depth interviews with four structural and functional officials at the Department of Communication, Informatics, Encryption, and Statistics of Sumedang Regency, as well as members of the Community Information Group. Secondary data were obtained from policy documents, activity reports, official social media content, and campaign materials. The analytical framework refers to the componential model of communication campaigns, which includes elements such as message construction, communication channels, audience, and feedback. The findings indicate that messages designed to be simple, relevant, and easy to understand have successfully increased community engagement, particularly among the younger generation. One significant finding is the use of WAKEPO (WhatsApp for Information and Online Public Services), which has significantly facilitated access to public information and administrative services for rural residents. This study concludes that language adaptation, appropriate media selection, and local community support are key to developing inclusive digital communication. The implications highlight the importance of digital literacy and the integration of face-to-face and online communication in advancing digital transformation programs at the regional level.

Cite

CITATION STYLE

APA

Achmad Syam, R. Z., Arum, D. S., Kurnia, D., & Triwardhani, I. J. (2025). Communication Strategy in the Smart City Program Campaign Towards a Happy Digital Region Society. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(2), 760–773. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i2.1351

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free