Analisis Nilai Filsafat Stoa dan Filosofi Gaya Hidup Minimalis Sebagai Respon Fenomena Konsumerisme

  • Muhammad N
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kajian tentang filsafat stoa dan gaya hidup minimalis secara beriringan masih sangat jarang dijadikan sebagai topik pembahasan dalam penelitian. Filsafat stoa sebagai jalan hidup beririsan dengan filosofi gaya hidup minimalis. Filsafat stoa dapat pula menjadi pijakan untuk mengaplikasikan gaya hidup minimalis. Sehingga tujuan dari artikel ini, hendak  meninjau signifikansi keterkaitan antara filsafat stoa dan filosofi gaya hidup minimalis secara konsep yang berimplikasi pada persepsi individu sekaligus sebagai respon terhadap fenomena konsumerisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif menggunakan studi literatur. Penelitian ini turut membahas mengenai prinsip fundamental filsafat stoa, konsep hidup stoisisme, munculnya gaya hidup minimalis, dasar berpikir hidup minimalis, dan prinsip hidup minimalis.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa nilai moral dari filsafat stoa dan filosofi gaya hidup minimalis dalam merespon fenomena konsumerisme yaitu kebebasan dan penyederhanaan, memahami kendali, dan melatih persepsi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhammad, N. (2023). Analisis Nilai Filsafat Stoa dan Filosofi Gaya Hidup Minimalis Sebagai Respon Fenomena Konsumerisme. SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat Dan Komunikasi, 17(1), 1–13. https://doi.org/10.32534/jsfk.v17i01.3938

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free