Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Bunga Centrosema Centrosema Pusbescens B. Pada Tikus Putih Rattus norvegicus Yang Diinduksi Aloksan

  • Samalagi G
  • Mongi J
  • Tampa’i R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bunga Centrosema (Centrosema pusbescens B.) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid yang berperan sebagai antidiabetes. Flavonoid jenis quercetin memiliki kemampuan antidiabetes yang bekerja dalam proses regenerasi dari sel beta pankreas yang meningkatkan produksi insulin. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) yang terdiri dari lima perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan. Perlakuan A kontrol negatif, Perlakuan B ekstrak bunga centrosema dosis 75 mg/kgBB, Perlakuan C ekstrak bunga centrosema dosis 150 mg/kgBB, Perlakuan D ekstrak bunga centrosema dosis 300 mg/kgBB, perlakuan E kontrol positif metformin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga centrosema dapat menurunkan kadar gula darah pada hewan percobaan. Dosis ekstrak 75 mg/kgBB dengan nilai rata-rata penurunan 19,06%, 150 mg/kgBB dengan nilai 20,75% dan 300 mg/kgBB dengan nilai 23,34%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Samalagi, G. O., Mongi, J., Tampa’i, R., & Kanter, J. W. (2021). Uji Efektivitas Antidiabetes Ekstrak Bunga Centrosema Centrosema Pusbescens B. Pada Tikus Putih Rattus norvegicus Yang Diinduksi Aloksan. Biofarmasetikal Tropis, 4(1), 40–44. https://doi.org/10.55724/j.biofar.trop.v4i1.306

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free