Abstract
Tujuan penelitian ini adalah disebabkan keresahan penulis apabila masyarakat masa kini yang telah mengabaikan keburukan dan larangan sifat hasad dalam kehidupan mereka. Hasad yang dimaksudkan disini adalah salah satu daripada penyakit hati yang boleh membawa dampak buruk kepada diri. Hasad atau dengki merupakan suatu perasaan yang tidak senang apabila melihat seseorang yang lain mendapatkan nikmat yang lebih daripada dirinya dan mengharapkan nikmat itu hilang daripadanya. Hasad juga termasuk dalam penyakit besar bagi hati dan penyakit hasad ini tidak dapat diobati melainkan dengan ilmu dan amal. Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah metode penelitian kepustakaan (library research) kemudian mengumpulkan data yang berkaitan dengan menggunakan langkah kerja tafsir tematik. Sumber data primer yang digunakan skripsi ini adalah Al-Qur’an dan kitab tafsir kemudian dilengkapi dengan data sekunder yang meliputi buku, artikel, jurnal yang terkait dengan judul di atas. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwasanya hasad merupakan sifat yang dilarang oleh Allah SWT kepada setiap manusia di muka bumi ini. Maka sifat ini perlulah dihindari dengan menerapkan sifat-sifat yang sebaliknya.
Cite
CITATION STYLE
Afifah, W. N., Nurung, M., & Al Fikri, M. (2024). HASAD DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR MAUDHU‘I. At-Tibyan, 7(2), 167–184. https://doi.org/10.30631/5cjw9r68
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.