Abstract
Karena budaya patriarki, kepedulian terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga sangatlah penting baik bagi korban maupun pelaku, serta keluarganya. Budaya patriarki adalah budaya yang menempatkan laki-laki diprioritaskan atau ditempatkan di atas perempuan. Dalam budaya patriarki, laki-laki mempunyai kekuasaan lebih besar dibandingkan perempuan. Akibat budaya patriarki tersebut, berbagai tindak kekerasan terjadi di dalam keluarga, seolah-olah laki-laki sebagai suami mempunyai kekuasaan yang terlalu besar dan bisa memaksakan segala kehendaknya. Oleh karena itu, perlu adanya pemberian saran dan dukungan terhadap bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, dan pandangan masyarakat terhadap terjadinya kekerasan dalam rumah tangga khususnya di wilayah Organ Komering Ulu.
Cite
CITATION STYLE
Lindawati, Efrianti, R., Arizah, M., & Kartika Sari, E. (2024). Psyhcosocial Support Terhadap Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Ogan Komering Ulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB), 3(2), 66–72. https://doi.org/10.36448/jpmtb.v3i2.88
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.