Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen tst isolat Staphylococcus aureus (S. aureus) susu sapi perah dan susu kambing melalui amplifikasi gen 23S rRNA sebagai langkah awal pencegahan beberapa kasus keracunan susu. Metode penelitian meliputi reidentifikasi bakteri, preparasi deoxyribonucleic acid (DNA), amplifikasi gen 23S rRNA, amplifikasi gen tst, dan pengurutan DNA. Hasil reidentifikasi bakteri melalui pewarnaan Gram, uji katalase, uji koagulase, uji fermentasi MSA, uji VJA, dan uji VP adalah positif bakteri S. aureus. Hasil amplifikasi gen tst terhadap 3 isolat S. aureus menunjukkan hanya 2 isolat memberikan hasil positif. Hasil positif tersebut ditandai dengan munculnya fragmen DNA yang memiliki panjang spesifik (350 bp) sesuai dengan produk polymerase chain reaction (PCR) dari referensi dan database GeneBank. Disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode PCR dapat terdeteksi adanya gen tst pada isolat S. aureus asal susu sapi perah dan susu kambing dari Bogor.
Cite
CITATION STYLE
Prasetyo, B., & Kusumaningrum, E. N. (2014). DETEKSI GEN tst ISOLAT Staphylococcus aureus MELALUI AMPLIFIKASI 23S rRNA ASAL SUSU KAMBING DAN SAPI PERAH. Jurnal Kedokteran Hewan - Indonesian Journal of Veterinary Sciences, 8(1). https://doi.org/10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1266
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.