Islam dan Kekerasan dalam Wacana John Esposito

  • Ulfa M
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menurut Esposito, ancaman global Al Qaeda pasca 9/11 dan ISIS, meningkatnya konflik Sunni-Syiah, dan kekerasan di Timur Tengah dan Pakistan mendominasi berita utama dan menantang pemerintah di kawasan Timur Tengah dan global. Baik ekstremis Muslim maupun beberapa pakar dan pengamat Barat berbicara tentang benturan peradaban atau perang budaya dalam hubungan Muslim-Barat. Baik wacana maupun kekerasan sekali lagi menimbulkan pertanyaan tentang hubungan Islam dengan kekerasan dan terorisme, termasuk apakah Islam adalah agama yang penuh kekerasan. Jawabannya jelas tidak, Islam sangatlah jauh dari kekerasan. Artikel ini menguraikan bagaimana ayat-ayat Al-Quran berbicara tentang perlindungan terhadap sesama, bahkan terhadap musuh-musuh Islam. Selain itu, artikel ini juga menyoroti gagasan radikalisme yang merupakan bagian dari nafsu, dalih semangat agama, namun nyatanya merusak citra Islam itu sendiri. Gerakan ini bukanlah memperjuangkan perintah Tuhan, malah menentang Tuhan dengan menjadikan kalam-Nya sebagai semangat juang. Namun yang sangat disayangkan dan sangat memprihatinkan adalah ketika melihat berbagai fakta yang mempertontonkan kedekatan pemuda dengan budaya kekerasan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulfa, M. (2022). Islam dan Kekerasan dalam Wacana John Esposito. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 2(2), 299–304. https://doi.org/10.15575/jis.v2i2.18498

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free