Abstract
Skizofrenia merupakan suatu deskripsi sindrom dengan variasi penyebab dan perjalanan penyakit yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik dan sosial budaya. Penelitian bertujuan mengidentifikasi peran keluarga penderita dalam penanganan penderita skizofrenia. Kualitatif dengan pendekatan fenomenology melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap 6 informan. Hasil menunjukkan bahwa keluarga mampu membuat keputusan yang tepat dan memanfaatkan fasilitas kesehatan dengan mengantarkan penderita ke puskesmas atau rumah sakit walaupun jaraknya cukup jauh, tetapi keluarga memiliki asumsi yang salah, bahwa rumah sakit tempat penitipan yang baik bagi penderita, sehingga kurangnya dukungan keluarga saat penderita menjalankan program di rumah sakit jiwa. Keluarga belum mengetahui gejala, penyebab dan sejak kapan penderita mulai mengalami skizofrenia, keluarga juga tidak mengetahui cara merawat dan memodifikasi lingkungan agar mampu mendukung kesembuhan penderita skizofrenia. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ketidaktahuan keluarga dalam memberikan dukungan saat penderita menjalankan program di rumah sakit jiwa, ketidaktahuan keluarga dalam mengenal, memahami, merawat dan memodifikasi lingkungan yang menyebabkan kekambuhan, bahkan semakin parah skizofrenia yang dialami oleh penderita di wilayah kerja Puskesmas Sebakung Jaya.
Cite
CITATION STYLE
Rosdiana, R. (2018). Identifikasi Peran Keluarga Penderita dalam Upaya Penanganan Gangguan Jiwa Skizofrenia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 14(2), 174. https://doi.org/10.30597/mkmi.v14i2.3787
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.