PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI PERKOLASI DAN INFUSA

  • Putri A
  • Nofita N
  • Ulfa A
N/ACitations
Citations of this article
175Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang mampu menunda, memperlambat, atau menghambat reaksi oksidasi. Antioksidan alami yaitu jenis antioksidan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan alami adalah daun bidara (Ziziphus spina-christi L.). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak perkolasi dan ekstrak infusa daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) dengan pelarut etanol 96%. Hasil yang diperoleh di uji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH. Hasil rendemen yang didapat dari ekstraksi perkolasi yaitu 4,59% sedangkan hasil rendemen dari teknik Infusa yaitu 11,19%. Analisis fitokimia pada daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) dengan teknik perkolasi maupun infusa memiliki kandungan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Hasil uji aktivitas antioksidan didapatkan IC50 pada perkolasi sebesar 134,58 ppm dan infusa sebesar 110,15 ppm sehingga dapat digolongkan sebagai antioksidan dengan kategori sedang. Hasil statistik aktivitas antioksidan menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna (P < 0,05) antara teknik ekstraksi perkolasi dengan infusa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A., Nofita, N., & Ulfa, A. M. (2023). PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BIDARA (Ziziphus spina-christi L.) DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI PERKOLASI DAN INFUSA. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 9(4), 1178–1189. https://doi.org/10.33024/jikk.v9i4.5635

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free