Abstract
The main purpose of this research is to investigate the Indonesian Muslim expatriate experiences in countering Islamophobia in Portugal. There are 488 Indonesian expatriates in Portugal, of whom 384 (78%) are Muslims, working on diplomatic missions, students, traders, professionals, laborers, and others. To analyze the data, the researcher used triangulation techniques such as interviews through guided written questions, observation, and documentation, using factor analyses covering items of Portugal government policy on religious life, characters of Portuguese culture, the characters of Indonesian Muslim socio-culture, educational background of Indonesian Muslim expatriates, and normative Islamic teaching inspiring their socioreligious views and attitude. As the main findings, the research revealed that in countering the Islamophobia experience, the Indonesian Muslim expatriates in Portugal feel joy, safety, peace, a harmonious life. Also, they feel like in their home towns; they can access public services easily and practice private, and religious activities normally, although the number of mosques in public places is very few. None of them experienced extreme hatred, prejudice, harassment, hostility, bad words, bad attitudes and treatments, discrimination, and Islamophobia from local citizens or other groups. Tujuan utama kajian ini adalah untuk menemukan berbagai variasi pengalaman para ekspatriat muslim Indonesia dalam menghadapi pobia Islam di Portugal. Ada 488 ekspatriat Indonesia di Portugal, yang mana 384 (78%) dari mereka adalah muslim, yang bekerja sebagai misi diplomatik, mahasiswa, pedagang, profesional, dan pekerja yang tinggal di beberapa kota, dan sebagai metode untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi berupa interview, obervasi lapangan dan dokumentasi, yang kemudian semua data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis faktor yang meliputi: kebijakan pemerintah Portugal dalam bidang kehidupan agama, karakter budaya masyarakat Portugal, karakter latar belakang sosio kultural para ekspatriat muslim Indonesia, dan ajaran normatif Islam yang menginspirasi pandangan serta sikap sosial beragama mereka. Sebagai temuan terpenting penelitian ini adalah bahwa para ekspatriat muslim Indonesia di Portugal sangat berhasil dalam mengatasi pobia Islam, sehingga mereka merasa aman, nyaman, damai, laras dan merasakan hidup seperti di negeri sendiri dalam mengkases pelayanan publik dan melaksanakan kegiatan agama dan kehidupan harian, meskipun ada kendala seperti langkanya tempat masjid di tempat-tempat umum. Mereka tidak pernah mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan, kekerasan, ucapan kasar, kecurigaan, permusuhan, diskriminasi dan pobia Islam dari warga setempat.
Author supplied keywords
Cite
CITATION STYLE
Sa’adi. (2021). Countering Islamophobia in Portugal: Experience of Indonesian Muslim expatriates. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(1), 29–53. https://doi.org/10.18326/IJIMS.V11I1.29-53
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.