Peramalan Pola Curah Hujan Di Kota Makassar Menggunakan Model Rantai Markov

  • Ihsan H
  • Sanusi W
  • Hasriani H
N/ACitations
Citations of this article
89Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rantai markov merupakan suatu metode yang mempelajari sifat-sifat suatu variabel pada masa sekarang yang didasarkan pada sifat-sifatnya dimasa lalu dalam usaha menaksir sifat-sifat variabel yang sama di masa yang akan datang. Salah satu metode yang umumnya digunakan dalam memprediksi kejadian yang akan datang adalah metode rantai markov diskrit. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menentukan orde rantai markov yang digunakan dalam memprediksi curah hujan; (2) membentuk model rantai markov masing-masing stasiun dalam meramalkan curah hujan di Kota Makassar; (3) mengetahui hasil prediksi curah hujan masing-masing stasiun menggunakan rantai markov. Dengan menggunakan metode rantai markov diskrit maka dapat diperoleh hasil prediksi steady state Stasiun Panaikang pada periode ke-10 dengan peluang 0,35 bulan mengalami kondisi kering, 0,11 bulan mengalami kondisi lembab dan 0,55 bulan mengalami kondisi basah. Stasiun Biring Romang pada periode ke-15 dengan peluang 0,33 bulan mengalami kondisi kering, 0,08 bulan mengalami kondisi lembab dan 0,59 bulan mengalami kondisi basah. Sedangkan pada stasiun Paotere pada periode ke-12 dengan peluang 0,39 bulan mengalami kondisi kering, 0,06 bulan mengalami kodisi lembab dan 0,55 bulan mengalami kondisi basah.Kata Kunci: Rantai Markov, Matriks Peluang Transisi, Orde Rantai Markov, Steady State. Rantai markov merupakan suatu metode yang mempelajari sifat-sifat suatu variabel pada masa sekarang yang didasarkan pada sifat-sifatnya dimasa lalu dalam usaha menaksir sifat-sifat variabel yang sama di masa yang akan datang. Salah satu metode yang umumnya digunakan dalam memprediksi kejadian yang akan datang adalah metode rantai markov diskrit. Tujuan penelitian ini adalah: (1) menentukan orde rantai markov yang digunakan dalam memprediksi curah hujan; (2) membentuk model rantai markov masing-masing stasiun dalam meramalkan curah hujan di Kota Makassar; (3) mengetahui hasil prediksi curah hujan masing-masing stasiun menggunakan rantai markov. Dengan menggunakan metode rantai markov diskrit maka dapat diperoleh hasil prediksi steady state Stasiun Panaikang pada periode ke-10 dengan peluang 0,35 bulan mengalami kondisi kering, 0,11 bulan mengalami kondisi lembab dan 0,55 bulan mengalami kondisi basah. Stasiun Biring Romang pada periode ke-15 dengan peluang 0,33 bulan mengalami kondisi kering, 0,08 bulan mengalami kondisi lembab dan 0,59 bulan mengalami kondisi basah. Sedangkan pada stasiun Paotere pada periode ke-12 dengan peluang 0,39 bulan mengalami kondisi kering, 0,06 bulan mengalami kodisi lembab dan 0,55 bulan mengalami kondisi basah.Kata Kunci: Rantai Markov, Matriks Peluang Transisi, Orde Rantai Markov, Steady State.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ihsan, H., Sanusi, W., & Hasriani, H. (2020). Peramalan Pola Curah Hujan Di Kota Makassar Menggunakan Model Rantai Markov. Journal of Mathematics, Computations, and Statistics, 2(1), 19. https://doi.org/10.35580/jmathcos.v2i1.12448

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free