Analisis Sentimen Relokasi Ibukota Nusantara Menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan KNN

  • Syahril Dwi Prasetyo
  • Shofa Shofiah Hilabi
  • Fitri Nurapriani
N/ACitations
Citations of this article
1.1kReaders
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemindahan serta pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara pada masa Presiden Bapak Ir. H. Joko Widodo akan direlokasi secara bertahap dari tahun 2024 hingga 2045. Dengan hal ini tersebut maka menjadi  sebuah perbincangan dan mengundang banyak reaksi, terutama bagi masyarakat Indonesia. Persoalan dalam Pemindahann Ibu Kota Negara merupakan hal yang sensitif sehingga ramai diperbincangkan di media sosial termasuk Twitter. Pada dasarnya media sosial digunakan untuk menyampaikan pendapat atau sebuah ekspresi. Pemanfaatan media sosial ini tentunya menjadi layanan dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk sebuah isu politik atau hal-hal yang sedang dibahas. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis sentimen masyarakat Indonesia terhadap pemindahan Ibu Kota Nusantara. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Naïve Bayes (NB) dan K-Nearest Neighbor (KNN). Hasil penelitian menyajikan hasil komparasi kinerja metode tersebut bahwa metode Naïve Bayes memberikan tingkat akurasi analisis sentimen sebesar 82.27%, nilai Precision sebesar 86.36% dan nilai Recall sebesar 76.93%. Kinerja metode KNN juga menyajikan hasil analisis dengan tingkat akurasi sebesar 88,12%, Precision sebesar 93.%98 dan nilai recall sebesar 81.53%. Berdasarkan hasil analisis tersebut maka proses analisis menggunakan metode KKN mengungguli metode NB dalam mengukur sentimen terhadap pemindahan Ibu Kota Nusantara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahril Dwi Prasetyo, Shofa Shofiah Hilabi, & Fitri Nurapriani. (2023). Analisis Sentimen Relokasi Ibukota Nusantara Menggunakan Algoritma Naïve Bayes dan KNN. Jurnal KomtekInfo, 1–7. https://doi.org/10.35134/komtekinfo.v10i1.330

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free