Hubungan Etika Dengan Cabang Ilmu Filsafat

  • Andris A
N/ACitations
Citations of this article
152Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Filsafat moral, kesopanan, dan baik dan buruk disebut etika. Etika adalah pengetahuan tentang nilai itu sendiri, yang lain berpendapat bahwa etika adalah cabang filsafat yang mengajarkan ide-ide baik dan buruk, positive dan negatif. Pemikiran etika sebagai salah satu cabang filsafat, khususnya filsafat moral, telah lama menjadi perbincangan para filsuf. Sejak zaman Yunani kuno, etika juga menempati posisi yang menonjol untuk dibicarakan sampai dengan saat ini, terlebih seiring dengan perkembangan zaman sekamin banyak di temui penyimpangan etika di masyarakat, sehingga etika terus menjadi bidang studi yang menarik dan aktif saat ini untuk dipelajari. Berdasarkan fakta tersebut, sehingga perlu memberikan pemahaman secara aktual mengenai adanya kaitan erat yang tidak terpisahkan antara hubungan Etika dengan cabang ilmu Filsafat. Dengan menggunakan metode Kualitatif, dengan mencoba memahami dan menginterpretasikan makna dari suatu peristiwa interaksi perilaku manusia dalam situasi tertentu sehingga mampu untuk memahami objek yang diteliti secara mendalam melalui pendekatan analitis. Sehingga dapat memberikan suatu orientasi pemahaman kepada manusia tentang bagaimana ia harus bertindak dalam menjalani hidupnya melalui rangkain tindakan sehari-hari. Dengan demikian, etika membantu orang dalam mengadopsi perspektif dan perilaku yang tepat saat menjalani kehidupan mereka.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andris, A. K. (2023). Hubungan Etika Dengan Cabang Ilmu Filsafat. SAINT PAUL’S REVIEW, 3(1), 13–25. https://doi.org/10.56194/spr.v3i1.34

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free