Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada pertumbuhan otak, dan kualitas hidup di masa depan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti asupan gizi, kondisi sanitasi lingkungan dan riwayat penyakit infeksi. Kondisi ini memelurkan perhatian khusus untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian stunting di wilayah tersebut.Metode: Metode yang digunakan dengan desain analitik kuantitatif pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 98 balita yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji statistic chi-square.Hasil: Penelitian ini menunjukan hubungan signifikan antara kualitas makanan dan kejadian stunting (p<0,05). Sanitasi lingkungan yang buruk memiliki hubungan yang signifikan dengan stunting nilai (p<0,05). Selain itu, balita dengan riwayat penyakit infeksi menunjukan ada hubungan yang signifikan dengan stunting (p<0,05). Berikut merupakan faktor yang dikaji dalam penelitian ini yang berkaitan dengan stunting.Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa hubungan kualitas makanan, sanitasi lingkungan dan riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian stunting pada balita.Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan serius yang berdampak pada pertumbuhan otak, dan kualitas hidup di masa depan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti asupan gizi, kondisi sanitasi lingkungan dan riwayat penyakit infeksi. Kondisi ini memelurkan perhatian khusus untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kejadian stunting di wilayah tersebut.Metode: Metode yang digunakan dengan desain analitik kuantitatif pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 98 balita yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji statistic chi-square.Hasil: Penelitian ini menunjukan hubungan signifikan antara kualitas makanan dan kejadian stunting (p<0,05). Sanitasi lingkungan yang buruk memiliki hubungan yang signifikan dengan stunting nilai (p<0,05). Selain itu, balita dengan riwayat penyakit infeksi menunjukan ada hubungan yang signifikan dengan stunting (p<0,05). Berikut merupakan faktor yang dikaji dalam penelitian ini yang berkaitan dengan stunting.Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa hubungan kualitas makanan, sanitasi lingkungan dan riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan signifikan terhadap kejadian stunting pada balita.
Cite
CITATION STYLE
Fadila, S. N., & Anggraeni, A. D. (2025). Hubungan kualitas makanan, sanitasi lingkungan, dan riwayat penyakit infeksi dengan stunting pada balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(01), 166–173. https://doi.org/10.34305/jikbh.v16i01.1512
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.