Abstract
Peradaban modern tidak dapat dipisahkan dari dominasi ideologi pembangunan. Dalam ideologi pembangunan, mimpi akan modernitas dijual sebagai komoditas utama untuk mempromosikan ideologi pembangunan di negara berkembang. Dalam penerapan ideologi pembangunan, negara berkembang diarahkan untuk mengikuti suatu panduan guna mencapai tahap masyarakat modern seperti peradaban Barat. Di balik penerapan ideologi pembangunan terdapat sejarah panjang dominasi peradaban Barat terhadap peradaban non-Barat. Dominasi lewat kolonialisme dan imperialisme kini kembali diwujudkan lewat penerapan ideologi pembangunan. Cara peradaban Barat mewujudkan dominasi tanpa perlawanan adalah dengan cara epistemicide, pembunuhan pengetahuan lokal untuk membenarkan proyek pembangunan Barat. Pada akhirnya hilangnya pengetahuan lokal akan menghasilkan hilangnya kendali masyarakat lokal terhadap masa depan bangsa mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kritik terhadap ideologi pembangunan dengan menggunakan perspektif teori epistemicide Boaventura de Sousa Santos.
Cite
CITATION STYLE
Krisnadi, L. A. (2023). Kritik terhadap Ideologi Pembangunan: Perspektif Epistemicide Boaventura de Sousa Santos. Jurnal Filsafat Indonesia, 6(3), 337–346. https://doi.org/10.23887/jfi.v6i3.59925
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.