MOTIF KOMUNIKASI FOLLOWERS AKUN TWITTER @RADENRAUF DALAM MENGGUNAKAN TAGAR #LOVESTORY

  • Sobari M
  • Mayasari
  • Nurkinan
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi tidak ada habisnya yang memberikan perubahan signifikan bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah media sosial sebagai tempat untuk mencari informasi atau bahkan berkeluh kesah. Hadirnya media sosial juga dimanfaatkan oleh salah seorang influencer ternama yakni Raden Rauf untuk membuat konten biro jodoh online dengan tagar #LoveStory di media sosial Twitter nya @radenrauf yang berlangsung setiap malam minggunya mulai pukul 19.00 WIB. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui motif followers akun twitter @radenrauf dalam menggunakan tagar #LoveStory. Peneliti memilih metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan Teori Fenomenologi Alfred Schutz. Subjek pada penelitian berjumlah enam orang informan yang merupakan pengikut (followers) @radenrauf dan menggunakan tagar #LoveStory minimal sebanyak lima kali. Teknik Pengumpulan Data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ditemukan ragam motif pengikut menggunakan tagar #LoveStory @radenrauf di Twitter diantaranya seperti rasa iseng mencari hiburan, mencari followers, memperoleh relasi pekerjaan dan bahkan agar bisa move on dari masa lalu. Peneliti juga menemukan kebaruan yang mana tagar #LoveStory menjadi fenomena baru dalam hal mencari jodoh di dunia maya selain menggunakan Aplikasi Online Dating.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sobari, M. I., Mayasari, & Nurkinan. (2023). MOTIF KOMUNIKASI FOLLOWERS AKUN TWITTER @RADENRAUF DALAM MENGGUNAKAN TAGAR #LOVESTORY. JURNAL KOMUNIKATIO, 9(1), 1–14. https://doi.org/10.30997/jk.v9i1.7651

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free