Abstract
Rendahnya minat masyarakat untuk menanam sayur-sayuran adalah karena terbatasnya lahan dan juga kurangnya pengetahuan warga sekitar tentang pemanfaatan lahan yang ada. Kurangnya pengetahuan dan pelatihan mengenai penyiapan media tanah, penyediaan pupuk organik dari bahan sekitar dan pemanfaataan limbah dan bahan yang ada disekitar sebagai media tanam. Metode yang di terapkan pada penerapan kawasan rumah pangan lestari dilaksanakan secara theoretical dan practical. Kegiatan yang dilakukan antara lain sosialasi kepada masyarkat akan pentingnya menjaga ketahan pangan dan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan sempit dengan bercocok tanam secara hidroponik dan vertikultur serta melakukan praktik langsung dan menerapkan sistem KRPL di lokasi KKN Terpadu era New Normal. Penerapan KRPL merupakan solusi untuk menjadikan pekrangan/lahan sempit menjadi produktif. Dalam merealisasikan dan mencapai tujuan tersebut di atas, maka dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gunungsari.
Cite
CITATION STYLE
Syamsuddin, S. (2023). Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Kosong dan Pekarangan melalui Konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia, 5(1), 1–5. https://doi.org/10.29303/jpmsi.v5i1.224
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.