FLEXING PADA PRESPEKTIF EKONOMI ISLAM

  • Nurul a'yun
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan teknologi menghasilkan media sosial tidak hanya digunakan buat bertukar informasi. Lebih jauh lagi media sosial waktu ini dipergunakan untuk media pemasaran. Pemasaran yang berkembang dimasyarakat waktu ini identik dengan kenyataan flexing atau pamer kekayaan, dengan tujuan meyakinkan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab flexing dan  bagaimana perilaku tersebut dipandang dari sudut pandang teori sikap konsumen Islam. Metode yang dipergunakan ialah metodologi penelitian kualitatif menggunakan pendekatan analisis pustaka. hasil penelitian ini ada 5 faktor penyebab flexing, yaitu untuk meningkatkan harga diri atau gambaran diri, mendapatkan pasangan berasal golongan tertentu, sebagai wahana pemasaran, lingkungan dan  kepribadian yang membentuk karakter dan  kurangnya ikut merasakan terhadap orang lain. Flexing yang tidak sinkron dengan sikap Konsumen Islami karena bertentangan dengan prinsip, tata cara dan  etika konsumsi serta juga bertentangan dalil-dalilnya baik berasal Al Quran juga dari hadis Nabi Muhammad SAW

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurul a’yun. (2023). FLEXING PADA PRESPEKTIF EKONOMI ISLAM. Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, Dan Ekonomi, 4(1), 111–115. https://doi.org/10.63230/almuttaqin.v4i1.141

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free