Abstract
Setelah peristiwa penghapusan institusi khilâfah oleh Mustafa Kemal Attaturk di Turki tahun 1924, ‘Alî ‘Abd al-Râziq memberikan sumbangan pemikirannya dengan menulis buku yang berjudul Al-Islâm wa Ushûl al-Hukm (Islam dan Dasar-dasar Pemerintahan) tahun 1925. Buku tersebut merupakan reaksi atas penghapusan sistem khilâfah. Sementara itu, Rasyîd Ridlâ dan kawan-kawannya dari al-Azhar sedang bersemangat mempersiapkan muktamar Akbar Islam di Kairo dalam rangka menghidupkan kembali lembaga khilâfah. Munculnya buku itu menimbulkan polemik dan perdebatan di kalangan masyarakat ilmiyah Mesir, bahkan negara-negara Arab dan dunia Islam pada umumnya.
Cite
CITATION STYLE
Muzakki, H. (2017). Al-Islâm Wa Ushûl Al-Hukm: Delegitimasi Institusi Khilâfah. Ulumuna, 9(2), 397–409. https://doi.org/10.20414/ujis.v9i2.495
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.