Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka perkawinan dini yang relative tinggi dibandingkan dengan negara lain, sehingga secara tidak langsung akan berkorelasi dengan berbagai masalah, diantaranya kesehatan reproduksi. Kesehatan reproduksi adalah aspek penting dalam pembangunan kualitas generasi mendatang. Melalui program pengabdian kepada masyarakat berupa kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan pemahaman kesehatan repoduksi dan usia perkawinan bagi remaja di SMP N 2 Bekri Lampung Tengah, Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah promosi dan memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dan bahaya kehamilan diluar nikah dalam komunitas. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para peserta mampu memahami pentingnya kesehatan reproduksi sejak dini dan berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan penyuluhan. Hal tersebut dapat dilihat dari persentase kehadiran peserta lebih dari 70%. Peserta juga memberikan respon positif terhadap kegiatan penyuluhan. Dengan demikian, adanya kegiatan pengabdian berupa penyuluhan kesehatan reproduksi dapat: 1) meningkatkan pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi; 2) munculnya kesadaran remaja mengenai usia perkawinan yang ideal; dan 3) kegiatan penyuluhan berjalan dengan efektif
Cite
CITATION STYLE
Primasari, S. I., & Reghita, S. G. (2024). Promosi Dan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Bahaya Kehamilan Diluar Nikah Dalam Komunitas. Devotion: Journal Corner of Community Service, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.54012/devotion.v3i1.350
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.