Li Qawm Yatafakkarun (Untuk Kaum yang Berfikir): Signifikannya dalam Tafsir Muhammad Asad

  • Amir A
  • Rahman T
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kitab The Message of the Qur’an (Risalah al-Qur’an) yang diusahakan oleh Muhammad Asad selama lebih 17 tahun membawa pesan yang signifikan dari kata kuncinya li qawm yatafakkarun (untuk kaum yang berfikir). Ia menegaskan pandangan dan kefahaman rasional dan intelek yang melatari perbincangannya yang ekstensif terhadap ayat al-Qur’an. Tema ini diketengahkan bagi merekonstruksi dan memperbaharui pemikiran dan merealisasi idealisme perubahan dan ijtihad. Tulisan ini diilhamkan dari ucaptama yang disampaikan oleh Prof. Mohd Kamal Hassan ketika peluncuran buku Risalah al-Qur’an juzuk 30 oleh Islamic Renaissance Front di Muzium Kesenian Islam pada 26 Februari 2012, berangkat dari usulnya yang bernas yang mengesyorkan supaya ditambah nota kaki sebagai penjelasan yang ringkas tentang li qawm yatafakkarun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amir, A. N., & Rahman, T. A. (2019). Li Qawm Yatafakkarun (Untuk Kaum yang Berfikir): Signifikannya dalam Tafsir Muhammad Asad. El-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 2(1), 63–71. https://doi.org/10.21093/el-buhuth.v2i1.1634

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free