Pengaruh Variasi Tool Nose Radius Pahat Karbida Terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 4140 Pada Proses Bubut

  • Gimastian M
  • Lubis M
  • Rosehan R
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Proses pembubutan merupakan salah satu metode pemesinan yang digunakan untuk menghasilkan bentuk material silindris. Dalam eksperimen ini, dilakukan variasi parameter untuk memperoleh nilai kekasaran permukaan yang optimal. Parameter yang divariasikan meliputi sudut mata pahat dan gerak makan. Nilai gerak makan yang digunakan adalah 0,045 mm/rev, 0,05 mm/rev, dan 0,056 mm/rev. Adapun variasi sudut mata pahat yang digunakan yaitu 0,4 mm, 0,8 mm, dan 1,2 mm. Sementara itu, kecepatan spindle dijaga konstan pada 1120 rpm, dan kedalaman potong ditetapkan sebesar 0,2 mm. Setelah dilakukan pengujian, diperoleh nilai kekasaran permukaan untuk masing-masing variasi parameter. Nilai kekasaran terendah sebesar 0,782 µm diperoleh pada kombinasi sudut mata pahat 0,4 mm dan gerak makan 0,045 mm/rev. Sedangkan nilai kekasaran tertinggi sebesar 2,206 µm ditemukan pada kombinasi sudut mata pahat 1,2 mm dan gerak makan 0,045 mm/rev. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa parameter yang menghasilkan kekasaran permukaan paling optimal adalah pada variasi sudut mata pahat 0,4 mm dan gerak makan 0,045 mm/rev, dengan nilai kekasaran sebesar 0,782 µm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Gimastian, M. I., Lubis, M. S. Y., & Rosehan, R. (2025). Pengaruh Variasi Tool Nose Radius Pahat Karbida Terhadap Kekasaran Permukaan Baja AISI 4140 Pada Proses Bubut. IRA Jurnal Teknik Mesin Dan Aplikasinya (IRAJTMA), 4(2), 8–16. https://doi.org/10.56862/irajtma.v4i2.216

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free