Pemberdayaan Keluarga Ibu Postpartum Melalui Edukasi ‎Pengenalan Metode SPEOS Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai ‎Rengas ‎

  • Hidayah hidayah
  • Kawuryan U
  • Surtikanti
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemberian ASI diawal kelahiran akan meminimalkan risiko kematian bayi hingga 45%. Sebanyak 65% bayi baru lahir mendapat makanan selain ASI dalam tiga hari pertama. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di wilayah Kerja Puskesmas Sungai Rengas, diperoleh data  pada bulan Mei tahun 2022 tercatat jumlah ibu post partum sebanyak 605 orang dan untuk cakupan ASI ekslusif (0-6 bulan) tercatat masih rendah yaitu 278 bayi (36,9%) pada tahun 2021. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu tentang metode SPEOS sebagai alternatif non farmakologi dalam meningkatkan produksi ASI ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Rengas. Metode yang digunakan berupa pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan demonstrasi tentang langkah-langkah metode SPEOS dengan melibatkan 5 ibu postpartum, 10 anggota keluarga dan 4 kader posyandu yang mendampingi. Setelah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan dan demonstrasi tentang metode SPEOS, terjadi peningkatan pengetahuan tentang metode SPEOS baik dari aspek kognitif maupun psikomotor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayah hidayah, Kawuryan, U., Surtikanti, Rikayati, Nuratika, Fatureisha, N., … Kamisa, Y. (2022). Pemberdayaan Keluarga Ibu Postpartum Melalui Edukasi ‎Pengenalan Metode SPEOS Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai ‎Rengas ‎. TRIMAS: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 19–24. https://doi.org/10.58707/trimas.v3i1.269

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free