AKTIVITAS FISIK DAN STRES SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA HIPERTENSI PADA USIA 45 TAHUN KEATAS

  • Herawati C
  • Indragiri S
  • Melati P
N/ACitations
Citations of this article
575Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO)  tahun 2015 hipertensi bertanggung jawab atas sekitar 54%  kematian yang disebabkan oleh serangan jantung dan stroke di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi pada usia 45 tahun keatas di Kelurahan Kesenden Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kejaksan Kota Cirebon Tahun 2018.Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskritif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Populasi penelitian ini adalah seluruh penduduk yang berusia 45 tahun keatas sebanyak 2632 orang. Jumlah sampel sebanyak 54 orang diambil secara proportional random sampling.Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi (p =0,042)dan ada hubungan yang bermakna antara stres dengan kejadian hipertensi (p= 0,001), sedangkan tidak ada hubungan yang bermakna antara obesitas(p=0,117), konsumsi alkohol (p=1,000), kebiasaan minum kopi (p=0,750), merokok (p=1,000)dengan kejadian hipertensi. Kata Kunci : Aktivitas fisik, hipertensi, dan stres

Cite

CITATION STYLE

APA

Herawati, C., Indragiri, S., & Melati, P. (2020). AKTIVITAS FISIK DAN STRES SEBAGAI FAKTOR RISIKO TERJADINYA HIPERTENSI PADA USIA 45 TAHUN KEATAS. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 7(2), 66. https://doi.org/10.31596/jkm.v7i2.502

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free