Abstract
Bombyx mori merupakan serangga penghasil sutra bernilai ekonomi tinggi. Indonesia sebagai negara agraris sangat potensial untuk pengembangan persutraan alam, namun dalam pelaksanaannya terkendala permasalahan bibit ulat sutra. Salah satu usaha mengatasi permasalahan kualitas bibit adalah pengembangan hybrid melalui persilangan ras murni. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan performa ras dan kandidat bibit ulat sutra alternatif selain yang sudah dikomersialkan. Tahapan pemeliharaan ulat sutra dilakukan menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Kelompok, dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dilakukan: Persilangan ras Jepang (927 x 919 dan 919 x 927), persilangan ras China (930 x 403, 403 x 930, 804 x P208, P208 x 804). Persilangan galur dari ras China mempunyai keunggulan terutama pada pendeknya siklus hidup, stabilitas morfologi, jumlah telur dan presentase penetasan sampai dengan kualitas kokonnya. Persilangan 403 x 903 dapat menjadi alternatif hibrid unggulan untuk dikembangkan karena secara keseluruhan menunjukkan hasil tinggi pada kualitas telur dan kokon.
Cite
CITATION STYLE
Agustarini, R., Andadari, L., Heryati, Y., Sari, H., & Mulyati, E. (2022). Peningkatan Kualitas Kokon dari Beberapa Persilangan Hibrida Ulat Sutra (Bombyx mori L.). Jurnal Penelitian Hutan Tanaman, 19(2), 189–198. https://doi.org/10.59465/jpht.v19i2.793
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.