Abstract
World Health Organization (WHO) memperkirakan jumlah lansia pada tahun 2025 di seluruh dunia akan mencapai 1,2 miliar orang yang akan terus bertambah hingga 2 miliar orang di tahun 2050. Peningkatan jumlah penduduk lansia ini akan membawa dampak terhadap berbagai kehidupan. Dampak utamapeningkatan lansia ini adalah peningkatan ketergantungan lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada lansia di Puskesmas Kenten Palembang tahun 2021.Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional.Populasi pada penelitian ini adalah semua lansia yang berkunjung di Puskesmas Kenten Palembang saat dilakukan penelitian.dengan jumlah sampel sebanyak 25 responden dengan menggunakan metode accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan distribusi frekuensi lansia yang melakukan perawatan diri secara mandiri sebanyak 16 responden (64%), distribusi frekuensi dukungan keluarga sebagian besar baik sebanyak 14 responden (56%). Hasi uji statistik didapatkan ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan perawatan diri lansia di Puskesmas Kenten Palembang tahun 2021 dengan nilai P value = 0,017. Saran diharapkan dapat lebih melengkapi referensi seperti buku-buku sumber, majalah kesehatan, jurnal, serta bahan-bahan yang menunjang dalam penelitian ini khususnya yang berhubungan dengan hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri lansia.
Cite
CITATION STYLE
Evi Royani, & M. Ravi. (2022). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERAWATAN DIRI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KENTEN PALEMBANG TAHUN 2021. Jurnal Kesehatan Dan Pembangunan, 12(24), 23–29. https://doi.org/10.52047/jkp.v12i24.190
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.