Lumpy Skin Disease: Ancaman Penyakit Emerging Bagi Kesehatan Ternak Sapi Di Indonesia

  • Sendow I
  • Assadah N
  • Ratnawati A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
143Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lumpy skin disease (LSD) menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak sapi, yang disebabkan oleh  virus LSD, genus Capripoxvirus,  famili Poxviridae.  Penyakit ini di karakterisasi dengan adanya nodul pada kulit.  Virus ini hanya menginfeksi sapi dan kerbau rawa yang memiliki tingkat mortalitas rendah, namun tingkat morbiditas tinggi. Sedangkan virus ini tidak menginfeksi kambing dan domba. Hingga saat ini, LSD belum pernah dilaporkan di Indonesia, oleh karena itu pengenalan penyakit LSD diperlukan terutama bagi dokter hewan dan paramedis lapangan sehingga infeksi LSD dapat diketahui dan penanganannya dapat dilakukan  lebih dini. Tulisan ini akan membahas mengenai penyakit LSD, cara penyebaran penyakit, epidemiologi, diagnosis, faktor risiko  serta pengendalian penyakit LSD, sehingga diharapkan masuknya infeksi LSD dapat terdeteksi sedini mungkin  dan  diantisipasi dengan  lebih arif oleh pemangku kebijakan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sendow, I., Assadah, N. S., Ratnawati, A., Dharmayanti, N. I., & Saepulloh, M. (2021). Lumpy Skin Disease: Ancaman Penyakit Emerging Bagi Kesehatan Ternak Sapi Di Indonesia. Indonesian Bulletin of Animal and Veterinary Sciences, 31(2), 85. https://doi.org/10.14334/wartazoa.v31i2.2739

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free