Pemanfaatan Data Batimetri untuk Identifikasi Perubahan Dasar Laut pada Area Pertambangan Timah di Laut Penyusuk, Pulau Bangka

  • Wijayanti V
  • Cahyono B
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pulau Bangka memiliki potensi sumber daya alam laut, termasuk pertambangan timah yang aktif di Laut Penyusuk. Aktivitas ini menimbulkan dampak serius terhadap ekosistem, terutama perubahan topografi dasar laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan topografi dasar laut menggunakan data hasil pengukuran singlebeam echosounder dual frekuensi . Data diperoleh dari survei batimetri pada 30 Agustus 2023 dan 12 September, serta pasang surut prediksi dari Pushidros. Data diuji menggunakan metode TVU sesuai IHO S-44 edisi 6.2.0 tahun 2024. Interpolasi kedalaman dilakukan dengan metode kriging, sedangkan estimasi volume menggunakan metode average end area . Hasil analisis menunjukkan adanya pendalaman pada zona dalam di area A dengan rata-rata 0,33 meter Ketika diukur dengan frekuensi tinggi dan 0,52 meter Ketika diukur dengan frekuensi rendah, sementara zona dangkal mengalami pendangkalan rata-rata sebesar 0,37 meter ketika diukur dengan frekuensi tinggi dan 0,25 meter ketika diukur dengan frekuensi rendah. Area B mengalami pendangkalan rata-rata 0,13 meter. Hal ini menunjukkan bahwa penambangan timah berdampak langsung terhadap topografi dasar laut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijayanti, V. W., & Cahyono, B. K. (2025). Pemanfaatan Data Batimetri untuk Identifikasi Perubahan Dasar Laut pada Area Pertambangan Timah di Laut Penyusuk, Pulau Bangka. Journal of Geospatial Science and Technology, 3(2), 23–31. https://doi.org/10.22146/jgst.v4i2.25240

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free