KALIBRASI MODEL ELEMEN HINGGA SAMBUNGAN PELAT-UJUNG DIPERPANJANG

  • Christianto S
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan sambungan pelat-ujung diinisiasi akibat banyaknya kegagalan tidak terduga sambungan las seluruhnya. Perkembangan metode elemen hingga memungkinkan pengujian sambungan dilakukan dengan analisis elemen hingga. Analisis elemen hingga mampu menghemat waktu dan biaya dibandingkan uji eksperiment. Analisis elemen hingga yang dilakukan perlu menggunakan model terkalibrasi, agar analisis mampu menggambarkan fenomena sesungguhnya. Kalibrasi dilakukan dengan mengacu kepada uji eksperiment oleh Shi Gang (2006). Kalibrasi yang dilakukan adalah dengan merubah bentuk actuator dan juga pemodelan kontak mur dengan pelat. Geometri actuator perlu dirubah, karena actuator uji ekperiment tidak bersifat seperti sendi murni. Kontak mur dengan pelat dirubah dari frictional menjadi bonded untuk menghilangkan masalah konvergensi dan mengurangi biaya komputasi. Model elemen hingga dengan parameter kalibrasi tersebut, memiliki kekakuan peak-to-peak siklus yang hampir sama (<1%) dengan model uji eksperimen. Sehingga, kalibrasi dapat dinyatakan selesai. Kata kunci  : sambungan pelat-ujung, metode elemen hingga, & kalibrasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Christianto, S. (2021). KALIBRASI MODEL ELEMEN HINGGA SAMBUNGAN PELAT-UJUNG DIPERPANJANG. Jurnal Poli-Teknologi, 20(1), 27–35. https://doi.org/10.32722/pt.v20i1.2922

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free