Framing Edukasi Body Positivity Versi Pesohor sebagai Upaya Penggeseran Nilai Kesusilaan

  • Zahara E
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tirto.id sebagai media bereputasi mengambil posisi sebagai lembaga bisnis alih-alih lembaga kemasyarakatan, dalam memberitakan diskursus seputar pornografi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif serta Analisis Wacana Fairclough sebagai metode. Dalam menganalisis bingkai isu berita serta ideologi yang media bawa, peneliti menggunakan teori framing, konsep ideologi dan kesusilaan. Hasil penelitian ini menemukan dua framing, yaitu analisis Foto Tara sebagai bentuk Edukasi Body positivity dan Kominfo yang Abai Melihat Konteks. Framing tersebut menunjukkan ideologi yang dipegang tirto.id tidak sejalan dengan sila kedua Pancasila sebagai ideologi negara dan berpotensi menggeser nilai kesusilaan sehingga tindakan serupa dianggap lumrah di kemudian hari. Substansi penelitian ini memberikan masukan kepada khalayak agar pemahaman bahwa media bereputasi tidak identik dengan idealisme sebagai lembaga kemasyarakatan, oleh karena itu sikap kritis pembaca dibutuhkan dalam membaca diskursus yang disajikan media dalam berita.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zahara, E. N. (2020). Framing Edukasi Body Positivity Versi Pesohor sebagai Upaya Penggeseran Nilai Kesusilaan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(2), 208. https://doi.org/10.31315/jik.v18i2.3503

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free