Dampak Pengembangan Ekowisata Mangrove Terhadap Kondisi Sosial Masyarakat di Desa Pengudang Kabupaten Bintan

  • Haidawati H
  • Reni A
  • Hasanah H
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengembangan ekowisata mangrove di suatu daerah sudah pasti memberikan dampak baik positif maupun negatif terhadap lingkungan masyarakat disekitar objek wisata. Selain itu, dampak yang dirasakan oleh masyarakat juga bisa dilihat dalam aspek ekonomi dan juga sosial. Desa Pengudang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bintan yang mengembangkan ekowisata mangrove berbasis masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pengembangan ekowisata mangrove terhadap kondisi sosial masyarakat di Desa Pengudang. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-Oktober 2021 dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan cara melakukan pengamatan secara langsung dan wawancara mendalam pada masyarakat di sekitar ekowisata mangrove Desa Pengudang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial yang ditimbulkan dari pengembangan ekowisata mangrove di Desa Pengudang adalah terdapat perubahan interaksi sosial pada masyarakat, perubahan mata pencaharian, perubahan pola pikir dan keterampilan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Haidawati, H., Reni, A., & Hasanah, H. (2022). Dampak Pengembangan Ekowisata Mangrove Terhadap Kondisi Sosial Masyarakat di Desa Pengudang Kabupaten Bintan. Jurnal Akuatiklestari, 6(1), 48–52. https://doi.org/10.31629/akuatiklestari.v6i1.5085

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free