Abstract
Koperasi menjadi salah satu bentuk pengorganisasian keluaga miskin yang dapat dilakukan dalam upaya pemberdayaan. Namun, fenomena saat ini, koperasi memiliki berbagai hambatan dan tantangan, seperti tidak diminati karena sistem pinjaman yang tidak aksesibel dan familiar dengan tingkat pengembalian yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menyempurnakan Desain Pengorganisasian Keluarga Miskin Melalui Koperasi Berbasis Integrated Peer To Peer (I-P2P) Lending dalam menjawab hambatan dan tantangan pada koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode PAR (Participatory Action Research) melalui teknik FGD (Focus Group Discussion), wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah informan yang terdiri dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pendamping koperasi, dan keluarga miskin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain Koperasi berbasis Integrated Peer to Peer (I-P2P) Lending dapat diimplementasikan dan efektif bagi koperasi untuk mengorganisasikan keluarga miskin dengan melibatkan partisipasi aktif kelompok anggota dengan memanfaatkan sub-sub sistem pada koperasi secara terintegrasi.
Cite
CITATION STYLE
Firdaus, S. M., Kartika, T., & Laras, H. (2024). DESAIN PENGORGANISASIAN KELUARGA MISKIN MELALUI KOPERASI BERBASIS INTEGRATED PEER TO PEER (I-P2P) LENDING DI DESA MEKARMUKTI KECAMATAN CIHAMPELAS KABUPATEN BANDUNG BARAT. Jurnal Ilmiah Kebijakan Dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan), 6, 31–41. https://doi.org/10.31595/biyan.v6i2.1254
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.