Abstract
Rumah ikan merupakan konsep habitat buatan di dasar laut yang desain dan kosntruksinya dibuat menyerupai kondisi terumbu karang alami. Rumah ikan didesain dengan material beton yang dipadukan dengan limbah cangkang mutiara dengan konstruksi yang sama namun berbeda dalam penerapan penggunaan cangkang. Penelitian ini berlangsung selama 6 bulan dengan 12 kali pengamatan, yang bertujuan untuk mengkaji preferensi perlakuan terhadap rumah ikan yang berdampak pada keberadaan ikan di sekitarnya. Rumah ikan ditempatkan di dua lokasi berbeda untuk melihat ketertarikan ikan pada rumah ikan. Pengumpulan data menggunakan metode sensus visual untuk mengetahui pengaruh rumah ikan terhadap keberadaan ikan menggunakan data analysis of variance (ANOVA) dengan metode eksperimen rancangan acak kelompok faktorial (RAK factorial). Penilaian pengaruh rumah ikan terhadap keberadaan ikan dilakukan dengan perlakuan konstruksi rumah ikan itu sendiri, dan perlakuan lain yang juga diuji adalah waktu sampling, posisi penempatan, dan pengulangan (kelompok). Hasil pengujian menunjukkan bahwa faktor bangunan rumah ikan, waktu pengamatan, dan kelompok (pengulangan pengambilan data) berpengaruh nyata terhadap keberadaan ikan, sedangkan faktor posisi bertelur tidak berpengaruh nyata terhadap keberadaan ikan. Jenis ikan yang diamati di apartemen ikan dan sekitarnya adalah 19 famili pada lokasi terumbu karang baik, dan 15 famili pada lokasi terumbu karang rusak. Jumlah ikan yang diamati lebih banyak pada rumah ikan tanpa cangkang mutiara. Kata kunci: Rumah ikan; cangkang kerang mutiara; ikan karang
Cite
CITATION STYLE
Tahapary, J., Simbolon, D., & Wiryawan, B. (2024). Efek Rumah ikan terhadap kehadiran ikan karang. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.46252/jsai-fpik-unipa.2024.vol.8.no.1.345
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.