Abstract
Resorsinol sering disalahgunakan dalam kosmetik sebagai obat jerawat. Sesuai peraturan BPOM Resorsinol hanya diperbolehkan untuk sediaan pewarna rambut, losion rambut dan sampo. Untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas pengujian BPOM dalam rangka pengawasan post market kosmetik yang beredar di Indonesia dibutuhkan baku pembanding dan metode analisis Resorsinol. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan studi dan karakterisasi bahan baku Resorsinol sebagai calon baku pembanding dan pengembangan metode analisis penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku. Karakterisasi bahan baku Resorsinol dilakukan secara spektrofotometri inframerah dan KCKT-PDA, uji kemurnian secara KLT, KCKT, dan DSC, uji homogenitas, serta penetapan kadar secara KCKT-PDA. Pengembangan metode analisis penetapan kadar Resorsinol dilakukan menggunakan sistem KCKT-PDA yang dilengkapi dengan autosampler dan kolom Atlantis T3-C18 (Waters); 250 x 4,6 mm i.d. 5 μm. Suhu kolom diatur pada suhu 25°C. Fase gerak terdiri dari larutan asam orto-fosfat 0,085% pH 3 dan metanol (50:50) dengan laju alir 1 mL/menit, deteksi pada 274 nm. Karakterisasi Resorsinol secara spektrofotometri inframerah menunjukkan adanya gugus fungsi ikatan C-H dari aromatik (3100 – 3000 cm-1), ikatan C-H (1374 dan 773 cm-1), ikatan C-OH (1311-1298, 1166; 1151 dan 460 cm-1), ikatan C-C (1608 dan 1490 cm-1), cincin aromatik (543 cm-1), dan gugus meta di-substituted ring (842 dan 739 cm-1). Uji kemurnian secara KLT dan KCKT diperoleh hasil tidak terdeteksi bercak atau puncak lain menunjukkan bahan memiliki kemurnian yang tinggi. Kemurnian secara DSC sebesar 99,05% dan titik lebur 109,41°C. Bahan baku dinyatakan homogen dengan nilai kadar 99,28% dihitung terhadap zat yang telah dikeringkan. Metode analisis yang dikembangkan linier pada rentang 0,1 – 0,3 mg/mL dengan koefisien korelasi dan Vx0 berturut-turut yaitu 0,9999 dan 0,5%. Batas deteksi dan kuantifikasi yaitu 0,11 µg/mL dan 0,34 µg/mL, serta akurasi (% bias) sebesar 0,10%. Semua parameter validasi metode analisis telah memenuhi syarat. Dengan demikian, bahan baku Resorsinol dapat dijadikan sebagai calon baku pembanding dan metode analisis yang dikembangkan akurat, handal, dan valid sehingga dapat diaplikasikan untuk penetapan kadar Resorsinol dalam bahan baku.
Cite
CITATION STYLE
Isnaeni, N., & Dwirini, N. (2023). Studi dan Karakterisasi Bahan Baku Resorsinol sebagai calon Baku Pembanding dan Pengembangan Metode Analisis Penetapan Kadar Resorsinol dalam Bahan Baku. Eruditio : Indonesia Journal of Food and Drug Safety, 3(2), 107–118. https://doi.org/10.54384/eruditio.v3i2.121
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.