Abstract
Penelitian ini membahas implementasi algoritma Advanced Encryption Standard (AES-256) untuk mengamankan dokumen digital. Dengan meningkatnya kebutuhan untuk melindungi informasi sensitif dari peretasan dan pelanggaran data, penelitian ini menekankan pentingnya strategi keamanan informasi yang efektif. Proses enkripsi meliputi transformasi AddRoundKey, beberapa putaran transformasi (SubBytes, ShiftRows, MixColumns, dan AddRoundKey), serta putaran akhir tanpa MixColumns. Proses dekripsi merupakan kebalikan dari enkripsi, menggunakan transformasi invers. Algoritma AES mendukung panjang kunci 128, 192, dan 256 bit, dengan jumlah putaran yang bervariasi (10, 12, dan 14 putaran, masing-masing). Hasil implementasi ditampilkan melalui aplikasi web yang memungkinkan pengguna untuk mengelola proses enkripsi dan dekripsi dengan mudah, dilengkapi dengan dasbor yang menampilkan informasi pengguna dan file status. Pengujian Black Box dilakukan untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik, konfirmasi bahwa AES-256 secara efektif melindungi data sensitif dari akses tidak sah. Kesimpulannya dampak efektivitas AES-256 dalam pengamanan dokumen digital dan menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengintegrasikan teknologi keamanan tambahan serta meningkatkan kegunaan bagi pengguna non-teknis.
Cite
CITATION STYLE
Ridho, A., & Romli, M. A. (2024). SISTEM PENGAMANAN DOKUMEN MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI ADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES-256). Jurnal Informatika Teknologi Dan Sains (Jinteks), 6(4), 1044–1052. https://doi.org/10.51401/jinteks.v6i4.4887
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.