Konsep Doa Mustajab dalam Alquran

  • Ramli
  • Hamnah
  • Hadari
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep doa dalam tafsir al-misbah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode kualitatif, untuk mendapatkan data yang mendalam dan lebih menekankan pada makna. Data penelitian ini terdiri sumber primer yakni tafsir al-misbah dan sumber data sekunder yang berasal dari buku-buku yang berkaitan dengan masalah penelitian. Sedangkan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan teknik analisis isi. M. Qurais Shihab menafsirkan tentang doa mustajab yaitu apa bila seorang yang berdoa, maka doa tersebut akan dikabulkan oleh Allah, hal ini terjadi jika seorang benar-benar mengharapkan pertolongan Allah dengan tulus dan tidak mengharapkan selain dari pada-Nya, dan hendaklah seorang  harus melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Seorang juga harus percaya sepenuhnya kepada Allah bahwa doa yang dipanjatkan akan dikabulkan. Apabila permintaan tersebut belum juga dikabulkan, mungkin saja Allah menggantinya dengan yang lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramli, Hamnah, & Hadari. (2024). Konsep Doa Mustajab dalam Alquran. Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, 9(2), 66–71. https://doi.org/10.37567/al-muttaqin.v9i2.2624

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free