Abstract
Mycobacterium Tuberkulosis adalah bakteri yang menyebabkan penyakit Tuberkolosis. Salah satu faktor penyebabnya adalah status gizi. Status gizi yang buruk dapat memperparah resiko Tuberkulosis Paru. Penyakit Tuberkulosis bisa mempengaruhi asupan makan, sehingga bisa terjadi penurunan berat badan yang akan mempengaruhi status gizi. Keadaan penderita Tuberkulosis Paru dengan status gizi kurang akan menghambat penyembuhan serta meningkatkan angka kematian dibandingkan penderita Tuberkulosis Paru dengan status gizi normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada pasien Tuberkulosis paru dewasa di Puskesmas Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitan ini menggunakan metode deskriptik analitik (kualitatif) dengan sampel random sampling yang berjumlah 30 sampel. Hasil penelitian didapatkan pasien tuberkulosis laki-laki berjumlah 20 orang dan perempuan 10 orang. Pasien tuberkulosis berusia produktif dari 26-51 tahun yakni sebanyak 30 orang. Status gisi penderita Tuberkulosis pengukuran menggunakan IMT (indeks masa tubuh) dengan status gizi normal sebanyak 12 orang (40,0%), status gizi kurus sebanyak 17 orang (56,7%), dan status gizi obesitas sebanyak 1 orang (3,3%). Kesimpulan dari penelitian bahwa pasien tuberkulosis di Puskesmas Bayung Lencir Kabupaten Musi banyuasin rata-rata memiliki status gizi dibawah normal (kurang).
Cite
CITATION STYLE
Rinaldi, R., Indra, S., & Putri, E. I. (2024). Gambaran Status Gizi Pasien Tuberculosis Paru Dewasa Puskesmas Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 11(2), 172–176. https://doi.org/10.54816/jk.v11i2.809
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.