LEGO CENTER DI PEKANBARU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KUBISME

  • Putra J
  • Susilawaty M
  • Aldy P
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyaknya masyarakat yang berminat terhadap mainan LEGO membuat mainan LEGO menjadi terkenal. mulai banyaknya event-event yang diselenggarakan di mall atau convention center terhadap mainan LEGO, memunculkan ide untuk merancang LEGO Center. ide ini muncul karena tidak adanya tempat yang mengkhususkan untuk kegiatan menggunakan mainan LEGO tersebut. tujuan perancangan bangunan LEGO Center ini adalah sebagai tempat pameran, dan sebagai tempat rekreasi yang bersifat edukasi dengan menggunakan LEGO. Menggunakan tema arsitektur kubisme, yang dimana pemikirian ini timbul dari sudut pandang LEGO yang memiliki tiga dimensi panjang, lebar dan tinggi. Konsep pada rancangan LEGO Center di Kota Pekanbaru ini menggunakan konsep “Tumpukan LEGO Bricks” yang dihasilkan dari keterkaitan objek rancangan dan tema Arsitektur Kubisme terhadap objek rancangan yang memiliki penyederhanaan bentuk-bentuk kotak atau kubus sesuai dengan sifat Kubisme.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putra, J. A., Susilawaty, M. D., & Aldy, P. (2021). LEGO CENTER DI PEKANBARU DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KUBISME. JAUR (JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM RESEARCH), 4(2), 96–104. https://doi.org/10.31289/jaur.v4i2.4575

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free