Infertilitas Pada Pasangan Suami Istri Di Kota Makassar

  • Muhamad Ikhsan
  • Andi Muh. Multazam
  • Andi Asrina
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Masalah infertilitas sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang belum teratasi sepenuhnya dikarenakan berbagai macam faktor yang menjadi penyebab infertilitas tersebut. Infertilitas juga mempengaruhi psikologis pasangan suami istri dimana mereka belum memiliki keturunan yang menjadi salah satu tujuan dari pernikahan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis infertilitas pada pasangan suami istri infertil di kota Makassar. Penelitian ini dilaksanakan di kota Makassar dan waktu penelitian akan dilaksanakan bulan Februari sampai April 2018, selama waktu tersebut akan dilakukan pengambilan data primer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian ini sebanyak empat pasang informan biasa dan atau pendukung serta satu orang informan kunci. Teknik pengumpulan data menggunakan indepth interview, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis komponensial (content). Hasil penelitian menunjukan bahwa aktifitas seksual, gairah seksual, maupun ketertarikan untuk melakukan hubungan seksual yang dilakukan pasangan suami istri selama periode infertilitas ini tidak mengalami gangguan serta kecemasan pada pasangan infertil tampak pada awal mengetahui diri mereka mengalami infertilitas. Kesimpulan penelitian ini dampak infertilitas terhadap seksualitas yang dialami tidak dirasakan, hubungan seksual pasangan suami istri tidak mengalami masalah. Serta dampak infertilitas terhadap kecemasan pada pasangan suami istri infertil nampak pada awal-awal mengetahui bahwa diri mereka infertil, perasaan itu timbul karena keinginan mempunyai keturunan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Muhamad Ikhsan, Andi Muh. Multazam, & Andi Asrina. (2019). Infertilitas Pada Pasangan Suami Istri Di Kota Makassar. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 285–296. https://doi.org/10.33096/woh.vi.279

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free