Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Celup Puting

  • Purwantiningsih T
  • Rusae A
  • Freitas Z
N/ACitations
Citations of this article
42Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mastitis merupakan salah satu penyakit yang menyerang sapi perah yang dapat menyebabkan penurunan kualitas dan produksi susu. Sebagian besar mastitis disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus dan Eschrichia coli. Salah satu cara untuk meminimalisir mastitis adalah dengan melakukan celup puting setelah pemerahan. Umumnya celup puting menggunakan desinfektan yang menyebabkan residu di dalam susu. Penggunaan bahan alam menjadi alternatif untuk campuran larutan celup puting. Salah satu bahan alam yang bisa digunakan untuk larutan celup puting adalah bawang putih. Bawang putih mengandung allicin yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mencari bahan alternatif lain untuk celup puting. Uji in vitro antibakteri dilakukan untuk membuktikan bahwa bawang putih mempunyai kemampuan menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli . Uji statistik menunjukkan hasil yang signifikan. Larutan ekstrak bawang putih konsentrasi 25% dan 30% menampakkan hasil yang tidak berbeda dengan larutan antibakteri komersial. Sehingga larutan ekstrak bawang putih konsentrasi 25% dapat menggantikan larutan antibakteri komersial untuk celup puting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwantiningsih, T. I., Rusae, A., & Freitas, Z. (2019). Uji In Vitro Antibakteri Ekstrak Bawang Putih sebagai Bahan Alami untuk Celup Puting. Sains Peternakan, 17(1), 1. https://doi.org/10.20961/sainspet.v17i1.23940

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free